Artikel
10 Tahun ke Depan Es di Antartika Hilang
Para ilmuwan mengungkapkan dampak pemanasan global (global warming) semakin parah yang ditandai turunnya permukaan laut Antartika pada posisi terendah dalam 30 tahun terakhir.
Pusat Data Salju dan Es melaporkan luas lautan es di Antartika saat ini hanya skitar 2,03 juta mil persegi atau terendah kedua setelah sebelumnya satelit cuaca pada 1979 menunjukkan luasan laut es 1,65 juta mil persegi.
"Dalam tiga minggu ke depan akan terjadi musim panas di Antartika dan
itu berpotensi membuat permukaan es akan mencair lebih cepat," kata para ilmuwan, di Washington, Kamis (28/8).
Es di Antartika selalu mencair saat memasuki musim panas. Namun dalam beberapa tahun belakang, es dengan cepat mencair sejalan dengan dampak pemanasan global, akibat lubang ozon yang meloloskan sinar ultraviolet matahari menghantam permukaan bumi.
"Dalam kurun lima hingga 10 tahun ke depan, Antartika akan bebas dari es pada musim panas," kata Jay Swally, ilmuwan NASA. "Ini peringatan bagi kita semua akan adanya bahaya akibat mencairnya esdi seluruh permukaan Antartika."
Para ilmuwan menegaskan mencairnya es di Antartika sebagai poin penting untuk dicarikan solusinya.
Pusat Data Salju dan Es melaporkan luas lautan es di Antartika saat ini hanya skitar 2,03 juta mil persegi atau terendah kedua setelah sebelumnya satelit cuaca pada 1979 menunjukkan luasan laut es 1,65 juta mil persegi."Dalam tiga minggu ke depan akan terjadi musim panas di Antartika dan
itu berpotensi membuat permukaan es akan mencair lebih cepat," kata para ilmuwan, di Washington, Kamis (28/8).
Es di Antartika selalu mencair saat memasuki musim panas. Namun dalam beberapa tahun belakang, es dengan cepat mencair sejalan dengan dampak pemanasan global, akibat lubang ozon yang meloloskan sinar ultraviolet matahari menghantam permukaan bumi.
"Dalam kurun lima hingga 10 tahun ke depan, Antartika akan bebas dari es pada musim panas," kata Jay Swally, ilmuwan NASA. "Ini peringatan bagi kita semua akan adanya bahaya akibat mencairnya esdi seluruh permukaan Antartika."
Para ilmuwan menegaskan mencairnya es di Antartika sebagai poin penting untuk dicarikan solusinya.










